RAPAT LANJUTAN PEMBAHASAN DPP PEMBANGUNAN RUSUNAWA KEK SEI MANGKEI (LANJUTAN)

Medan – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ir. Ida Mariana Harahap M.Si diwakilkan oleh Tim KPBU Pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei Provsu melakukan rapat melalui Video Conference bersama dengan Tim KPBU Pusat.

Rapat Video Conference terserbut membahas mengenai kelengkapan DPP yang diajukan DPP Provinsi Sumatera Utara terhadap TIM KPBU Pusat. Rapat membahas mengenai isi DPP yang diberikan ke Tim KPBU Pusat,  Tim KPBU Pusat memberikan masukan dan kritik untuk pengajuan PGF yang diajukan oleh Tim KPBU Pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei.

Tim KPBU Pusat memberikan beberapa masukan untuk nambah masukan dasar-dasar hukum dan memperhatikan pembagian wewenang antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah kabupaten/kota. Tim KPBU Pusat juga meminta untuk merincikan beberapa bagian dari DPP.

Rapat Tindak Lanjut Pra Musrembang Provsu Kegiatan Pada Dinas PKP Provsu ( Lanjutan )

Medan – Hari ke-II Rapat Tindak Lanjut Pra Musrembang Provsu Kegiatan Pada Dinas PKP Provsu melalui Video Conference pada Rabu, 8 April 2020 untuk peserta dari kawasan pantai Barat diikuti  7 peserta dari Kota Sibolga, Kab. Padang Sidempuan, Kab. Tapanuli Selatan, Kab. Tapanuli Tengah, Kab. Padang Lawas, Kab. Padang Lawas Utara, Kab. Mandailing Natal.

Kegiatan Video Conference dibuka oleh arahan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara – Ir. Ida Mariana Harahap M.Si dan memberikan paparan awal kepada Kabupaten/Kota, setelah selesai melakukan paparan acara dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab. Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan Kepala OPD Dinas Kabupaten/Kota dan Kepala Bappeda Kabupaten/Kota ataupun yang mewakili.

Peserta yang mengikuti Video Conference juga menyampaikan usulan dan pertanyaan mengenai Renja 2021 dan akan mengirimkan berkas dokumen pendukung melalui email ataupun akan mengirimkan dokumen nya langsung ke Dinas PKP provsu paling lambat satu minggu dari sekarang. Beberapa kabupaten/kota juga ada yang bertanya mengenai pemangkasan anggaran untuk fokus terhadap penanggulangan COVID-19. Ida Mariana juga menyampaikan bekerja harus sesuai dengan aturan dan mengikuti segala SOP yang berlaku pada saat pandemic COVID-19, agar tidak menjadi carrier dan menyebarkan penyebaran COVID-19.

Turut berpartisipasi Bappeda Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang Perencanaan Sarana dan Prasarana dan Kewilayahan Ir. Anda Subrata M.Si menyarankan agar Dinas tetap fokus kepada Prioritas usulan yang memenuhi syarat dan mendukung Visi Misi Pembangunan Gubernur Sumatera Utara, dan bekerja sesuai dengan SOP agar tidak menyebarkan pandemic COVID-19.

Penyelenggaraan Video Conference hari ke – II berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang berarti.(ulfa)

RAPAT LANJUTAN PEMBAHASAN DPP PEMBANGUNAN RUSUNAWA KEK SEI MANGKEI

Medan – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ir. Ida Mariana M.Si melakukan Rapat Lanjutan Pembahasan DPP Pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei, Tim KPBU pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei melakukan video conference dengan tim internal Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Insfastuktur PUPR di kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. (08/4).

Video conference dilakukan untuk mengurangi persebaran COVID-19 sesuai dengan arahan Pemerintah terkait dengan pembatasan pertemuan yang meibatkan banyak orang untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Video Conference ini diikuti oleh Perwakilan Tim Internal Kementerian PUPR khususnya Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Insfastuktur PUPR Hanny J Salendu, Stefanus Kristanto, Ervina Rahayu, Bambang Triatmoko, Hanna Anindya dan Tim Penyusun Studi Perencanaan KPBU Pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei.

Pada Video Conference Ida Mariana membahas mengenai Dokumen Persiapan Projek (DPP) Pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei dan melakukan sesi tanya jawab dan masukan dan kritik mengenai DPP Pembangunan Rusunasa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei.

Pemerintah pusat menilai DPP Pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei sudah cukup baik dan hanya perlu melakukan sedikit perbaikan pada beberapa bagian saja. Selanjutnya Rapat akan dilakukan bersama dengan Tim KPBU Pusat dan memikirkan bagaimana sounding market yang tepat ditengah pandemi yang sedang berlangsung.

Rapat Video Conference Tindak Lanjut Pramusrenbang Provsu Untuk Penyusunan Renja Dinas PKP Tahun 2021

Medan – Dalam rangka menindaklanjuti Pra Musrembang provsu untuk perangkat Daerah urusan Pemerintahan Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman sesuai dengan arahan Gubernur Sumatera Utara terkait dengan pembatasan pertemuan yang melibatkan banyak orang untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Dinas PKP provsu melakukan rapat melalui Video Conference dimulai tanggal 7 s/d 9 April 2020.

Kegiatan Video Conference pada Selasa 7 April 2020 untuk peserta dari kawasan pantai timur dibagi menjadi 2 sesi. Pada sesi pagi diikuti  6 peserta dari Kab. Langkat, Kab. Deli Serdang, Kab. Serdang Bedagai, Kab. Batu Bara, Kota Medan dan Kota Binjai. Sesi Siang diikuti  6 peserta dari Kab. Asahan, Kab. Labuhan Batu Utara, Kab. Labuhan Batu, Kab. Labuhan Batu Selatan, Kota Tebing Tinggi dan Kota Tanjung Balai.

Hari berikutnya dijadwalkan untuk diikuti peserta dari Kabupaten / Kota dari kawasan Dataran Tinggi dan Kawasan Pantai Barat

Kegiatan Video Conference dibuka oleh arahan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara – Ir. Ida Mariana Harahap M.Si dan memberikan paparan awal kepada Kabupaten/Kota, setelah selesai melakukan paparan acara dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab. Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan OPD Dinas Kabupaten/Kota dan perwakilan Bappeda Kabupaten/Kota. Peserta yang mengikuti Video Conference juga menyampaikan usulan dan pertanyaan mengenai Renja 2021, dan akan mengirimkan berkas dokumen pendukung melalui email ataupun akan mengirimkan dokumen nya langsung ke Dinas PKP provsu paling lambat satu minggu dari sekarang

Turut berpartisipasi Bappeda Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang Perencanaan Sarana dan Prasarana dan Kewilayahan Ir. Anda Subrata M.Si menyarankan agar Dinas tetap fokus kepada Prioritas usulan yang memenuhi syarat dan mendukung Visi Misi Pembangunan Gubernur Sumatera Utara

Kendala yang dihadapi dalam melakukan Video Conference adalah koneksi dengan menggunakan aplikasi yang gratis tidak stabil dan terbatas waktu. Tetapi pada sore hari bisa berjalan baik setelah dilakukan pembelian Aplikasi Zoom Meeting Online.

PEDOMAN PENANGANAN CEPAT MEDIS DAN KESEHATAN MASYARAKAT COVID-19 DI INDONESIA

Coronavirus-19 (COVID) telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh World Health Organization (WHO) 2020. Coronavirus adalah zoonosis atau virus yang ditularkan antara hewan dan manusia. Virus dan penyakit ini diketahui berawal di kota Wuhan, Cina sejak Desember 2019. Per tanggal 21 Maret 2020, jumlah kasus penyakit ini mencapai angka 275,469 jiwa yang tersebar di 166 negara, termasuk Indonesia. Presiden Republik Indonesia telah menyatakan status penyakit ini menjadi tahap Tanggap Darurat pada tanggal 17 Maret 2020. Presiden juga telah mengeluarkan Keputusan Presiden No. 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona yang diketuai oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Gugus Tugas ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan nasional di bidang kesehatan; mempercepat penanganan COVID-19 melalui sinergi antar kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah; meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran COVID19; meningkatkan sinergi pengambilan kebijakan operasional; dan meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons terhadap COVID-19. Dalam rangka penanganan cepat COVID-19 diperlukan Pedoman Penanganan Cepat Medis Dan Kesehatan Masyarakat COVID-19 di Indonesia. Pedoman ini diharapkan dapat memberikan arahan kepada pelaksana teknis lapangan dan respon masyarakat terhadap kasus COVID-19.

Pedoman ini meliputi, komunikasi informasi dan edukasi masyarakat (KIE) tanpa tatap muka; manajemen tata kelola pasien dan rujukan calon pasien; tata kelola rapid test dan pemeriksaan laboratorium lain; tata kelola pasien di rumah sakit; tata kelola karantina dan isolasi; dan penanganan pasien meninggal. Pedoman ini disusun berdasarkan hasil diskusi tim pakar Gugus Tugas COVID-19, Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 oleh Kementerian Kesehatan, Protokol Kantor Staf Presiden, dan sebagainya.

 

KADIS PKP PROVSU MELAKUKAN RAPAT MELALUI VIDEO CONFERENCE TERKAIT PEMBANGUNAN RUSUNAWA TERINTEGRITAS PADA KEK SEI MANGKEI

Medan – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ir. Ida Mariana M.Si menindaklanjuti pertemuan sebelumnya terkait Pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei, TIM KPBU Pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei melakukan video conference di kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. (24/3).

Video conference dilakukan sebagai pengganti rapat langsung yang tidak bisa dilakukan karena wabah Covid-19 yang terjadi. Video conference ini di ikuti oleh Hanny J Salendu Perwakilan Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan PUPR, Hariyudo Yuwono dan Insyafiah Perwakilan Direktorat Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan infrastruktur Kementerian Keuangan, Yunan Novaris dan Dally Ramdhan Perwakilan PT. Penjaminan Infrastuktur Indonesia, M Ismail Sinaga Kepala BPKAD provsu, Agus Tripriyono Asisten Ekbang provsu sebagai Sekretaris KPBU Sumut. Kepala Dinas PKP provsu didampingi oleh Kabid PSU dan para staf serta Tim KPBU Pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei.

Pada video conference, Ida Mariana menjelaskan proges mengenai Pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei, dan sudah melakukan persiapan dari masukan pada saat pertemuan sebelumnya dan memaparkan rencana kedepan mengenai sasaran utama mengenai Pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei yang pertama bagi pekerja KEK Sei Mangkei, kedua untuk MBR sekitar KEK Sei Mangkei dan untuk pembangunan infrastruktur KEK Sei Mangkei Di Sumatera Utara.

Yang mendesak pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei karena sudah ada lebih kurang sekitar 1.800 (seribu delapan ratus) pekerja yang mempunyai tempat tinggal cukup jauh menuju lokasi KEK sekitar 15 KM dengan resiko pekerja cukup tinggi baik keterlambatan, kelelahan dan rawan kecelakaan karena melintasi jalan jalan nasional dan ekonomi yang tidak menyebar secara merata.

Komitmen Gubernur Sumut setelah melakukan FGD dilokasi, masyarakat sudah sangat mendukung dan menerima pembangunan yang akan dilaksanakan, setelah melakukan market sounding Gubsu akan segera melakukan permohonan PDF dan menunggu arahan selanjutnya dari KPBU pusat mengenai arahan selanjutnya.

Tanggapan pemerintah pusat terhadap Dokumen Persiapan Project adalah agar pemprovsu konsisten memastikan pola pembiayaan KPBU ini. Serta menambah point- point keunggulan berinvestasi di Lokasi KEK Sei Mangkei antara lain sebuah lokasi yang strategis dan terbesar dalam bisnis produksi palm oil serta memiliki nilai investasi return yang baik. Dan juga menyampaikan dukungan pemrintah daerah di lokasi ini.

Pemprov akan menindaklanjuti arahan perbaikan dari pemerintah pusat, serta akan mengirimkan hasilnya, sehingga target market sounding ini dapat segera terealisasi.

Video conference yang dilakukan merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman mengenai Pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei. Video conference dilakukan juga dilakukan sebagai bentuk lain rapat yang biasanya bertatap langsung dikarenakan masih mewabahnya Covid-19.(ulfa)

Cegah Penyebaran Corona, Kadis Instruksikan Gerakan Cuci Tangan dan Penyemprotan Disinfektan Seluruh Ruangan Kantor

Medan – Dalam rangka mengikuti arahan Gubernur Sumatera Utara dalam langkah pencegahan Covid-19, Kepala Dinas PKP provsu Ir. Ida Mariana Harahap M.Si melakukan arahan untuk mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah penyebaran COVID-19 (Virus Corona). Gerakan mencuci tangan sebelum masuk ke dalam ruangan juga diikuti oleh para pegawai Dinas PKP provsu di Kantor Dinas PKP provsu (20/3).

Gerakan mencuci tangan direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) maupun otoritas kesehatan di berbagai negara terus mendorong kebiasaan hidup sehat terutama mencuci tangan. Virus menyebar melalui droplet (tetesan) cairan dari batuk dan bersin orang yang terinfeksi virus corona. Tetesan tersebut bisa jatuh ke permukaan mana pun dan tangan akan jadi alat transportasi virus dari permukaan yang terkontaminasi lantas masuk ke tubuh. Orang pun didorong untuk tidak sembarang menyentuh mata, hidung dan mulut.

Cuci tangan dengan sabun terlihat sebagai kegiatan sepele dan meragukan namun merupakan cara yang ampuh menangkal virus yang sudah membunuh lebih dari tiga ribu orang tersebut.

Gambar dibawah merupakan 7 Langkah Mencuci Tangan dengan benar. #TangkalCorona #TangkalCovid19

Selain pegawai ASN dan Non ASN di lingkungan Dinas PKP, tamu yang datang di Dinas Perumahan Kawasan Permukman juga mengikuti mencuci tangan sebelum masuk ke dalam ruangan kantor Dinas PKP Provsu.

Penyemprotan Disinfektan ke seluruh ruangan kantor juga dilakukan, hal ini merupakan sebuah upaya untuk mensterilkan ruangan kerja dari kemungkinan penyebaran Virus Corona.  (ulfa)

KONSULTASI PUBLIK RENCANA PEMBANGUNAN RUSUNAWA TERINTEGRASI PADA KEK SEI MANGKEI

Sei Mangkei – Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Ir. Ida Mariana Harahap M.Si menjadi pembicara pada acara Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Rusunawa Terintegrasi Pada KEK Sei Mangkei Desa Perdagangan 2 Kec. Bandar Kab. Simalungun (17/03). Acara dibuka oleh Ida Mariana Harahap dihadiri oleh Staff Ahli Gubernur Pembangunan dan Aset Agus Tripriyono, Pemprov, Pemkab Simalungun, Pengelola KEK Sei Mangkei, masyarakat Sei Mangkei dan tokoh masyarakat dan unsur terkait.

Dalam sambutannya Ida Mariana Harahap menyampaikan mengenai mengenai Rusunawa Terintegrasi kepada masyarakat sekitar Sei Mangkei mengenai pembangunan Rusunawa terintegrasi yang akan dibangun ini.

“Pembangunan nantinya akan membuka lapangan kerja baru yang nantinya akan diutamakan masyarakat disekitar KEK Sei Mangkei” ujarnya.

Dalam acara tersebut masyarakat terlihat antusias dan tidak ada penolakan mengenai pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei. Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei akan ditepati oleh para pekerja dikawasan KEK Sei Mangkei dan bisa juga di tempati oleh warga sekitar KEK Sei Mangkei. Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei nanti juga akan terintegrasi ke Kuala Tanjung, dan nanti dekat dengan TOL yang akan dibangun juga. Pembangunan Rusunawa Terintegrasi ini rencananya akan di mulai akhir bulan Maret ini mungkin mundur dari jadwalnya karna wabah Virus Corona (COVID-19). KEK Sei Mangkei ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di Indonesia terutama di Sumatera Utara, yang difokuskan untuk jadi Pusat Pengembangan Industri Kelapa Sawit Hilir dan Rubber City Skala Besar dan Kualitas Internasional.

Pemerintah Kabupaten dan dusun Sei Mangkei mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi karena turut membantu memajukan kawasan Sei Mangkei yang akan membawa perubahan baik pada bidang ekonomi nantinya setelah  KEK Sei Mangkei nanti selesai masyarakat sekitar dapat mendukung menyediakan barang dan jasa mendukung pertumbuhan kawasan ini. Selain pembangunan Rusunawa Terintegrasi nantinya akses jalan menuju KEK Sei Mangkei akan diperbaiki sejalan dengan terbangunnya KEK Sei Mangkei.

INFORMASI PENGEMBALIAN DANA TABUNGAN PERUMAHAN RAKYAT (TAPERA) PNS

Sehubungan dengan peralihan tugas Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS) kepada Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sesuai amanat Undang-undang Nomor 4 Tahun 2016, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Bapertarum-PNS telah dibubarkan tanggal 23 Maret 2018 yang kemudian penggelolaan dana Taperum dilaksanakan oleh Pelaksana Kegiatan Operasional (PKO) Bapertarum-PNS hingga dialihkan kepada BP Tapera sejak dilantiknya Komisioner dan Deputi Komisioner tanggal 29 Maret 2019 sesuai Keputusan Presiden Nomor 10/M Tahun 2019.
  2. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama proses peralihan tersebut diatas dan keterlambatan pengembalian dana Taperum kepada PNS pension dikarenakan BP Tapera belum memiliki wewenang untuk mengelola dana Taperum.
  3. Dana Taperum saat ono disimpan dengan aman oleh Kementerian Keuangan dan tetap diperhitungkan penumpukannya sampai dengan dana tersebut dapat dikembalikan kepada PNS pension.
  4. Pengembalian dana Taperum kepada PNS pension akan dilaksanaan setelah dana tersebut pada butir 3 (tiga) di atas dialihkan kepada BP Tapera setelah penetapan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur proses pengalihan dana dimaksud.
  5. Dalam hal dibutuhkan informasi lebih lanjut, kami membuka layanan contact center Tapera yang dapat diakses melalui kanal informasi sebagai berikut:

 

Contact Center : 156
Telepon : 021-7254040
WhatsApp : 08118156156
E-mail : layanan@tapera.go.id
Website : www.tapera.go.id

 

Untuk informasi atau pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi nomer yang ada diatas ini.

CAPACITY BUILDING TRAINING DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN PROVSU DAN SNVT DI PULAU SIBA

Pulau Siba – Capacity Building Training Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman provsu dan SNVT di Pulau Siba, Jumat-Sabtu (13-14 Maret) berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan. Dalam acara tersebut membangun fokus, komunikatif, teamwork dan saling melengkapi.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ir. Ida Mariana M.Si menyampaikan bahwa teamwork dan komunikasi terbuka penting untuk membangun sinergi untuk pemcapai tujuan pembangunan di Dinas PKP provsu. Capacity Building Training merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan di Dinas PKP untuk membangun fokus, komunikatif dan teamwork sangat penting untuk membangun sinergi kerja yang baik, ujarnya

Rangkaian kegiatan Capacity Building Training melakukan beberapa permainan antara lain memasukan gelang ke dalam pipa dengan tidak boleh dilemparkan, memindahkan bola pimpong menggunakan paralon secara bergantian dari garis start sampai kegaris finish, dan memindakan bola menggunakan tali dari satu titik ke titik lain sampai ke garis finish dan beberapa permainan lain nya.

Kebersamaan terlihat dari masing-masing tim yang mempunyai yel-yel dan ciri khas sendiri. Meskipun terbagi dalam tim berbeda, namun suasana gembira, santai, dan focus menandai kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut.

Kegiatan Capacity Building Training dilaksanakan di Pulau Siba yang terletak di Hamparan Perak – Deli Serdang, Dinas PKP provsu memilih lokasi ini agar turut mengambil andil dalam mendukung wisata lokal di Sumatera Utara. Selain kegiatan capacity building training, para peserta juga dapat meikmati suasana asri dan dapat memancing ikan di pinggir Pulau Siba.