RAPAT SOSIALISASI APLIKASI SIRTU ( SISTEM INFORMASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI )

Medan – Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Sumatera Utara mengadakan Sosialisasi Aplikasi Sirtu (Sistem Informasi Rumah Tidak Layak Huni). Acara ini dilaksanakan melalui Video Conference via Zoom di Kantor Kepala Dinas PKP Provsu, Jl. A.H Nasution No. 20 (Jumat, 09/09).

Acara dibuka oleh Kepala Dinas PKP Provsu Bapak Alfi Syahriza “saya akan memperkenalkan aplikasi SIRTU (Sistem Informasi Rumah Tidak Layak Huni) aplikasi ini akan diimplementasikan untuk usulan-usulan di Kabupaten/Kota untuk kegiatan tahun 2023 dan pada siang hari ini kami akan memberikan informasi kepada bapak/ibu dalam mengusulkan calon penerima manfaat akan dilaksanakan dan dilakukan pada aplikasi SIRTU” ujarnya.

“nantinya bapak ibu akan mendapat manual book dari penggunaan dari aplikasi ini dan mulai dari hari ini semua Kabupaten/Kota sedang dalam proses kawasan kumuhnya, dan secara pararel kita menerima usulan dan kami berharap bahwa dalam pengusulannya sudah mengikuti kreteria bahwa yang diusulkan masuk dalam deliniasi kawasan kumuh dan permukiman kumuh yang ada pada SK Kawasan Kumuh Kabupaten/Kota dan nantinya usulan akan diintegrasikan pada kawasan kumuh. Dan semoga ini memudahkan kita dalam melakukan pendataan calon penerima bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni” tuturnya.

Hadasa Manurung Kabid Rumah Swadaya menambahkan “bahwa kedepannya kami menerima usulan By Name By Address dari Kab/Kota untuk menerima bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni adalah melalui aplikasi SIRTU dan tidak ada lagi pengiriman berkas secara manual. Dan data sudah bisa diinput sebelum Tahun Anggaran dimulai” tambahnya.

Aplikasi SIRTU di dapat diakses melalui http://pkpsada.sumutprov.go.id/ pilih icon SIRTU. Kemudian dapat masuk dengan user dan password yang telah diberikan kepada Kabupaten/Kota, lalu klik menu dashboard, pada menu ini kita bisa melihat 10 jumlah data yang sudah di input dari kabuparen/kota. Untuk melakukan menginput data baru klik menu data pilih pendaftaran RTLH kemudian pilih tambah data, lalu si semua kolom sesuai dengan data peserta, jika telah selesai pilih simpan. Kemudian pilih aksi lalu upload dokumen untuk melakukan penguploadtan dokumen-dokumen pendukung seperti KTP, KK dan file pendukung lainnya yang diminta pada halaman website. Setelah input dan upload data selesai maka pihak Kabupaten/Kota menunggu verifikasi dari tim Provinsi. Jika admin Kabupaten/Kota ingin mencetak formulir peserta pilih aksi cetak.

Selanjutnya untuk melakukan penginputan kelompok masyarakat masuk ke menu data lalu pilih kelompok masyarakat kemudian pilih tambah data pokmas lalu isi formulir data pokmas kemudian jika sudah selesai pilih simpan. Setelah berhasil di simpan, pilih aksi lalu pilih anggota, kemudian klik cari data peserta. Mengupload dokumen pokmas caranya sama seperti penguploadtan dokumen peserta RTLH.(ulfa)

 

Comments for this post are closed.