Dinas PKP Provsu menerima Kunjungan Kerja Bupati Nias Barat

Medan – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provsu menerima kunjungan kerja dari Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu berserta rombongan di Kantor Dinas PKP Provsu Jl. A.H Nasution No.20 Medan (Selasa 07/09).

Kunjungan kerja disambut langsung oleh Kadis PKP Provsu Supryanto didampingi oleh Bidang Rumah Swadaya Medy Juliana, Bidang Kawasan Permukiman Armada Syahputra Bidang, Rumah Umum  Bona Simon Sinaga. Dalam kunjungannya Khenoki Waruwu ingin mendiskusikan mengenai bantuan yang bisa diberikan Dinas PKP Provsu untuk masyarakat kab. Nias Barat yang banyak sekali warga di kab. Nias Barat memiliki rumah tidak layak huni dan apa saja yang harus disiapkan untuk bisa mendapatkan bantuan dari pemprovsu.

Dalam pertemuan ini Supryanto menjelaskan “Perlu SK Kawasan Kumuh Nias Barat sebagai syarat awal untuk mendapatkan bantuan RTLH dari Dinas PKP Provsu, kewenangan provinsi dengan luasan 10 – 15 Ha kemudian masukan masukan usulan melalui Dinas PKP Nias Barat dan jika ada perwakilan di DPRD bisa ikut membantu mengawal agar daerah Kab. Nias Barat ikut masuk dalam daerah penerima RTLH. Selain ketentuan lokasi rumah harus berada pada Kawasan Kumuh. Warga yang mendapat bantuan adalah termasuk masyarakat kurang mampu dengan penghasilan dibawah atau sama dengan upah minimum regional, rumah dan tanah yang ditempati harus milik sendiri. Rehabilitasi RTLH ditujukan agar masyarakat dapat menghuni Rumah yang layak. Terdapat 4 indikator akses rumah layak hubi yaitu ketahanan bangunan (atap, dinding dan lantai yang memenuhi syarat), memiliki akses air minum layak, kecukupan tempat tinggal > 7,2m per kapita dan memiliki sanitasi yang layak ” ujarnya.

Medy Juliana menambahkan “ bantuan Rehabilitasi RTLH dari pemprovsu bersifat stimulan kepada warga menjadi ikut berswadaya dalam membangunan rumah layak huni. Dengan bantuan 30 juta dibagi 26jt untuk bahan dan 4 jt untuk upah pembangunan cukup untuk membuat rumah ukuran dengan maksimal 30m² menjadi rumah layak huni dengan dinding plaster dan lantai rabat beton” tambah medy.

Bona Simon Sinaga menjelaskan “bidang rumah umum mengerjakan bantuan pembangunan rumah khusus untuk rumah yang terdampak korban bencana alam atau rumah korban pembangunan pemerintah yang bisa dibangunkan dari awal pembangunan rumah” jelasnya.(ulfa)

Comments for this post are closed.