KADIS PKP PROVSU MENERIMA KUNJUNGAN KERJA KOMISI C DPRD KAB. KARO

Medan – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menerima kunjungan kerja dari Komisi C DPRD Kab. Karo. Rombongan Komisi C ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi C Firman Firdaus Sitepu. Pertemuan diadakan di Kantor Dinas PKP Provsu Jalan A.H Nasution Medan (1/9).

Kunjungan kerja disambut langsung oleh Kepala Dinas Ir. Ida Mariana Harahap M.Si dan Kepala Balai, Kasatker SNVT serta Kabid dan Kasubbag Dinas PKP Provsu. Dalam kunjungannya Wakil Ketua Komisi C DPRD Kab. Karo menyampaikan” ingin  mengetahui dan meminta saran mengenai untuk pembangunan dan pembenahan lokasi Siosar yang dulunya merupakan hutan karena adanya erupsi gunung sinabung dan direlokasi sudah tahap pembangunan dan pembenahan, sekarang ini sudah dibenahi 3 desa yang sudah direlokasi perumahan nya tinggal jalan dan penataan lingkungannya yang masih dalam tahap pengerjaan. Gunung Sinabung sekarang lagi erupsi dan berdampak mulai dari lahar dingin dan hujan abu dan berdampak untuk perumahan disekililing dibawah Gunung Sinabung” ujar firman.

Senada dengan Wakil Ketua DPRD salah satu anggota DPRD juga menambahkan “tata ruang di Kab. Karo masih belum selesai pendataan nya, apakah nanti jika dilakukan pembangunan dan pembenahan tidak terjadi masalah jika tata ruang belum selesai, persyaratan apa saja yang bisa kami penuhi untuk membantu kawasan wisata Siosar” tambah lusi.

Ida Mariana menjelaskan “perlu ada keinginan dari OPD untuk ikut pembiayaan alternatif, mengenai pembangunan dan pembenahan untuk lokasi Wisata Siosar diperlukan pemenuhan persyaratan mulai dari lahan yang harus bersertifikat, revisi tata ruang sesegera mungkin dibutuhkan dengan persetujuan pusat hutan Siosar sudah dijadikan Area Penggunaan Lain (APL) termasuk perumahan itulah hasil revisi yang terbaru untuk segera diwujudkan dengan perda Kabupaten Karo” jelasnya.

Ida Mariana juga memberi tambahan “jika sudah mempunyai rencana bisa melakukan konsultasi ke pemerintah pusat, atau jika OPD dan APBD nya tidak mencukupi bisa melakukan pembiayaan melalui KPBU seperti yang sedang Dinas PKP provsu lakukan saat ini untuk Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei. Pemilihan lokasi yang strategis, komponen bangunan yang dibutuhkan, packed wisata bunga yang bisa dikemas dari bunga segar, bunga kering, area pembibitan, area penelitian, homestay, dan macam macam tergantung peluang dan situasi kajian awal yang butuhkan, jika masih ada yang ingin ditanya nantinya bisa melakukan pertemuan selanjutnya atau melalui daring”tambahnya.

Acara ditutup dengan penyerahan kain ulos serta foto bersama.(ulfa)

Comments for this post are closed.