KADIS PKP PROVSU SABAGAI NARASUMBER PADA ACARA FGD PERENCANAAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DALAM MENDUKUNG KAWASAN EKONOMI KHUSUS

Medan – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provsu Ir. Ida Mariana Harahap M.Si menjadi Narasumber di Focus Group Discussion (FGD) Perencanaan Pengembangan Perumahan dalam Mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri, yang diadakan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat melalui Video Conference di Kantor Dinas PKP Provsu (Kamis, 27/8).

Pasca ditetapkannya Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei melalui Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2012 diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di Indonesia terutama di Sumatera Utara, yang difokuskan untuk jadi Pusat Pengembangan Industri Kelapa Sawit Hilir dan Rubber City Skala Besar dan Kualitas Internasional.

Ida Mariana menjabarkan “Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei sangat dibutuhkan karena sudah ada lebih kurang sekitar 1.800 (seribu delapan ratus) pekerja yang mempunyai tempat tinggal cukup jauh menuju lokasi KEK sekitar 15 KM dengan resiko pekerja cukup tinggi baik keterlambatan, kelelahan dan rawan kecelakaan karena melintasi jalan jalan nasional dan ekonomi yang tidak menyebar secara merata dan pembangunan nantinya akan membuka lapangan kerja baru yang nantinya akan diutamakan masyarakat disekitar KEK Sei Mangkei” jelasnya.

“Rusunawa Terintegerasi KEK Sei Mangkei berjarak kurang lebih 500m dari Kawasan Industri KEK Sei Mangkei, yang  mana didalamnya terdapat rusunawa untuk para pekerja, apartemen, hotel, sarana ibadah, pasar, sekolah dan semua yang dibutuhkan layaknya kawasan baru” tambahnya.

Acara Focus Group Discussion (FGD) diikuti oleh Kementerian PUPR, Direktur Pengelola KEK Sei Mangkei, Kepala Balai Pelaksana Penyedian Perumahan Provinsi Sumut, Riau, Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara, Kepala Dinas PKP Provinsi Sumut, Riau, Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara, Kepala Bappeda Provinsi Sumut, Riau, Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara dan Ketua DPD REI Provinsi Sumut, Riau, Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara. (ulfa)

Comments for this post are closed.