MUSRENBANG RKPD PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2021 HARI KE-II ( lANJUTAN)

Medan – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera mengikuti Hari Ke- II Musrenbang RKPD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021. Musrenbang dilakukan secara online via aplikasi ZOOM terkait dengan pembatasan pertemua yang melibatkan banyak orang dalam masa pandemik COVID-19. Kepala Bappeda provsu Hasmirizal Lubis melakukan pembukaan musrenbang hari kedua dan menyampaikan arahan untuk seluruh OPD Pemprovsu. (Jumat, 25/4)

Langkah yang telah dilakukan Pemprovsu untuk percepatan penanganan COVID-19 dengan membentuk gugus tugas  percepatan penanganan COVID-19 di Sumut, pemprovsu juga sudah melakukan refocusing dan relokasi APBD T.A 2020, tidak lupa pemprovsu juga mempersiapkan sarana prasarana kesehatan yang terdiri dari 1000 kamar perawatan rumah sakit rujukan COVID-19 serta alat-alat kesehatan seperti Alat Pelindung Diri (APD), masker dan Hand Sanitizer dan penyemprotan disinfektan. Pemprovsu juga menghilangkan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dalam masa 3 bulan terhitung Maret s/d Mei 2020. Pemprovsu juga terus melakukan himbauan dan seruan melalui Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara No. 184/TU/III/2020 pada tanggal 16 Maret 2020, dan Pemprovsu sudah membuka Toko Tani Indonesia Center (TTIC).

Dalam kesempatan tersebut Hasmirizal Lubis mengatakan “tahap pertama refocusing untuk COVID-19 ini kita sudah mengaokasikan sebanyak 502 M, dan jika dalam kondisi terburuk kita akan melakukan refokusing tahap kedua mencapai 1 Triliun sehingga fokus penanganan COVID-19 sampai dengan Desember 2020 sebanyak 1,5 Triliun” ujarnya. Berdasarkan pakar hasil analisis epidemologi diperkirakan bulan Juni mulai mengalami penurunan kasus dan bulan September 2020 bisa kembali ke kehidupan normal. “Di Sumatera Utara khususnya di Kota Medan dibuka Toko Tani Indonesia Center dengan sistem online guna menjaga social distancing dan physical distancing yang menjual produk pangan rumah tangga ini diharapkan mampu memenuhi kebutugan pangan masyarakat dengan harga di bawah pasar, kami mengharapkan Toko Tani Indonesia Center juga ada disemua Kab/Kota Provsu” tambahnya.

Acara diakhiri dengan diskusi dengan Kepala Bappeda Kab/Kota. (ulfa)

Comments for this post are closed.