KADIS PKP PROVSU MELAKUKAN RAPAT MELALUI VIDEO CONFERENCE TERKAIT PEMBANGUNAN RUSUNAWA TERINTEGRITAS PADA KEK SEI MANGKEI

Medan – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ir. Ida Mariana M.Si menindaklanjuti pertemuan sebelumnya terkait Pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei, TIM KPBU Pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei melakukan video conference di kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. (24/3).

Video conference dilakukan sebagai pengganti rapat langsung yang tidak bisa dilakukan karena wabah Covid-19 yang terjadi. Video conference ini di ikuti oleh Hanny J Salendu Perwakilan Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan PUPR, Hariyudo Yuwono dan Insyafiah Perwakilan Direktorat Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan infrastruktur Kementerian Keuangan, Yunan Novaris dan Dally Ramdhan Perwakilan PT. Penjaminan Infrastuktur Indonesia, M Ismail Sinaga Kepala BPKAD provsu, Agus Tripriyono Asisten Ekbang provsu sebagai Sekretaris KPBU Sumut. Kepala Dinas PKP provsu didampingi oleh Kabid PSU dan para staf serta Tim KPBU Pembangunan Rusunawa Terintegrasi pada KEK Sei Mangkei.

Pada video conference, Ida Mariana menjelaskan proges mengenai Pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei, dan sudah melakukan persiapan dari masukan pada saat pertemuan sebelumnya dan memaparkan rencana kedepan mengenai sasaran utama mengenai Pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei yang pertama bagi pekerja KEK Sei Mangkei, kedua untuk MBR sekitar KEK Sei Mangkei dan untuk pembangunan infrastruktur KEK Sei Mangkei Di Sumatera Utara.

Yang mendesak pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei karena sudah ada lebih kurang sekitar 1.800 (seribu delapan ratus) pekerja yang mempunyai tempat tinggal cukup jauh menuju lokasi KEK sekitar 15 KM dengan resiko pekerja cukup tinggi baik keterlambatan, kelelahan dan rawan kecelakaan karena melintasi jalan jalan nasional dan ekonomi yang tidak menyebar secara merata.

Komitmen Gubernur Sumut setelah melakukan FGD dilokasi, masyarakat sudah sangat mendukung dan menerima pembangunan yang akan dilaksanakan, setelah melakukan market sounding Gubsu akan segera melakukan permohonan PDF dan menunggu arahan selanjutnya dari KPBU pusat mengenai arahan selanjutnya.

Tanggapan pemerintah pusat terhadap Dokumen Persiapan Project adalah agar pemprovsu konsisten memastikan pola pembiayaan KPBU ini. Serta menambah point- point keunggulan berinvestasi di Lokasi KEK Sei Mangkei antara lain sebuah lokasi yang strategis dan terbesar dalam bisnis produksi palm oil serta memiliki nilai investasi return yang baik. Dan juga menyampaikan dukungan pemrintah daerah di lokasi ini.

Pemprov akan menindaklanjuti arahan perbaikan dari pemerintah pusat, serta akan mengirimkan hasilnya, sehingga target market sounding ini dapat segera terealisasi.

Video conference yang dilakukan merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman mengenai Pembangunan Rusunawa Terintegrasi KEK Sei Mangkei. Video conference dilakukan juga dilakukan sebagai bentuk lain rapat yang biasanya bertatap langsung dikarenakan masih mewabahnya Covid-19.(ulfa)

Comments for this post are closed.