FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) LANJUTAN, PERCEPATAN PENYIAPAN DOKUMEN KPBU RUSUNAWA TERINTEGRASI BAGI PEKERJA KEK SEI MANGKEI

Medan –  Ditetapkannya Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei Melalui Peraturan Pemerintah Nomor  29  Tahun  2012  diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di Indonesia dan Provinsi Sumatera Utara Khususnya, KEK Sei Mangkei yang tepatnya berada di Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara yang Luas 2002,7 Hektar yang di Fokuskan untuk menjadi pusat pengembangan industri  kepala sawit hilir berskala besar dan berkualitas Internasional.

Hal itu diutarakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Staff Ahli Gubernur Agus Tri Priyotno saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) lanjutan, Kegiatan Penyiapan Dokumen KPBU Rusunawa Trintegrasi bagi Pekerja KEK Sei Mangkei, Kamis, 26-27 November 2019 di Hotel Cambridge Medan.

Sebagai Kawasan Industri yang berada disentral bahan baku berbasis all group dan dekat dengan selat malaka KEK Sei Mangkei memiliki bisnis pendukung yaitu Logistik dan Pariwisata KEK Sei Mangkei Juga terbuka akan potensi industri lainnya terutama disektor hilir dengan nilai tambah yang tinggi, ucapnya.

Beliau juga mengatakan Dengan melihat potensi tersebut diperkirakan jumlah karyawan yang berkerja di KEK Sei Mangkei di Proyeksikan mencapai 83.000 orang dan perkiraan investasi Infrastruktur sebesar 5,1 Triliun serta investasi investor sebesar 129 Triliun pada tahun 2031.

Dengan melihat perkiraan jumlah karyawan yang mencapai 83.000 orang tersebut tempat tinggal yang layak sangat dibutuhkan untuk para karyawan,  mengatasi hal tersebut  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman yang di fasilitasi oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan dan Direktorat Jenderal Perumusan Kebijakan dan Evaluasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bergerak cepat dengan membangun Rusunawa Terintegrasi.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara Ida Mariana Menyampaikan “Bukan hanya Rusunawa bagi pekerja saja yang dibangun tetapi apartement-apartement mewah yang diperuntuhkan untuk top manager akan dibangun”

 

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga berencana membangun Kawasan baru yang nantinya di lengkapi berbagai fasilitas Sosial dan fasilitas umum Seperti  Pasar Tradisional, Sekolah, Puskesmas/Klinik Kesehatan, dan Tempat Ibadah untuk karyawan KEK Sei Mangkei maupun Masyarakat umum, Pungkasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Perwakili dari Direktur Kementrian PUPR RI, Perwakili Direktur KPRSB,Perwakilan Kementerian BPN  RI, Perwakilan  Bappenas RI, Perwakilan Direktur Pengelolahan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur, Perwakilan Dirjen Pembiayaan Resiko, Perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas PKP Provsu, Perwakilan Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Simalungun, Perwakilan direktur BUMN dan BUMD  dan Akademisi.

 

Comments for this post are closed.